This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, June 21, 2016

Apa Sebabnya Tanaman Tuan Sakit - Rumah Pertanian

*Filosofi dasar mencintai tanaman

Jika anak tuan/puan yang sakit barangkali sesegera mungkin tuan akan memeriksakannya ke dokter, dan segera ingin tahu apa penyakit dan penyebabnya, namun jika tanaman tuan yang sakit (sekalipun tanaman kesayangan) belum tentu tuan akan sesegera itu mencari tahu penyebabnya, kenapa demikian? Karena memang dokter tanaman belum terlalu banyak di muka bumi ini, dan jikapun ada barangkali dokter tanaman itu sedang berada disebuah kelas di universitas yang ada jurusan pertaniannya.

Kali ini blog menanam tanaman akan coba mengulas secara renyah dan nikmat, apa hal yang menyebabkan sebatang tanaman sakit, tentu saja tujuan pembahasan ini tidak diperuntukkan bagi kalangan akademik pertanian, yang secara silabus perkuliahan setiap waktu mengunyah istilah-istilah penyakit tanaman, dan melakukan aktifitas observasi terhadap penyakit tanaman, namun pembahasan kita kali ini barangkali lebih tepat ditujukan kepada kalangan petani praktis, yang setiap waktu menggantungkan kehidupan keluarganya dari hasil usaha pertanaman, apapun jenis tanaman yang ditanam.

Dua orang pakar pertanian dunia mencoba memberikan definisi terhadap penyakit tanaman ini, dua orang itu adalah Stakmann dan Harrar, menurut dua pakar ini, penyakit pada tanaman itu terjadi karena adanya penyimpangan fisiologis yang permanen dari pertumbuhan normal tanaman, lalu penyimpangan tersebut menimbulkan gejala yang merugikan terhadap mutu, dan menurunkan nilai ekonomis dari tanaman tersebut.

Karena penyebab utama penyakit tanaman disebabkan oleh penyimpangan fisiologis, berikutnya tentu kita ingin mengetahui siapa pula pelaku yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan fisiologis ini? Nah jika pertanyaannya sudah mengarah agak kedalam, maka para dokter tanaman akan menjelaskan tentang factor penyebab penyimpangan fisiologis ini.

Sesungguhnya ada banyak hal yang bisa memicu terjadinya penyimpangan fisiologis suatu tanaman, secara garis besarnya salah satunya disebabkan oleh mahluk hidup itu sendiri selain dari serangga hama, dan ia bersifat menular, sesuatu yang bisa menularkan tersebut dalam kajian ilmu pertanian dikenal juga dengan nama parasit (bahasa biologinya pathogen).

Ketika analisis kita sampai kepada parasit, maka perlu kita ketahui parasit atau pathogen ini sifatnya memang jahil, karena ia berupa mahluk hidup maka parasit ini bisanya cuma hidup di dalam suatu organisme, kemudian ia berkembang biak dan mengambil makanan langsung pada organisme tersebut organisme lainnya, dan organisme tempat parasit ini hidup oleh pakar biologi diberi istilah INANG.

Inang yang menjadi tempat bergantungnya hidup parasit ini bisa jadi salah satunya tanaman tuan yang sakit itu, namun ternyata setelah kita bisa menyimpulkan tanaman yang sakit karena adanya parasit yang hidup disana, ternyata masih ada lagi beberapa turunan bagian yang harus pula kita sebutkan.

Turunan tersebut adalah, adanya istilah parasit, saprofit dan epifit, ternyata ketiga istilah inilah yang berpengaruh terhadap tampaknya gejala penyakit pada tanaman tuan yang sedang sakit, dan ketiga istilah ini lahir karena didasarkan kepada tempat hidupnya, baik itu parasit, saprofit dan epifit.

Penyebab oleh Parasit

Parasit berdasarkan tempat hidupnya, kelakuannya selama ia hidup pada tanaman inang, ia makan dan berkembang biak dan merusak organisme tempat ia hidup, jika hal ini terjadi pada tanaman tuan, maka ia akan memakan dan berkembang biak sampai tanaman tuan mati meragan.

Penyebab Saprofit

Jika tanaman tuan sudah mati meragan (menjadi benda mati) dan ternyata masih ada parasit pathogen yang menggantungkan hidupnya disana, maka ia diistilahkan oleh para pakar biologi dengan saprofit, dan tentu saja jika ia terkena bagian tanaman yang lain misalnya daun atau akar, maka ia juga berkemungkinan untuk hidup dan berkembang biak pada tangkai daun tersebut.

Penyebab Epifit

Halnya dengan epifit ini, ia hidup dan berkembang biak pada bagian yang sudah mati dari suatu bagian tanaman, misalnya daun pada bagian tangkai bawah tanaman tuan sudah mati, pathogen epifit hidup pada bagian tersebut, dan tentu saja ia juga berpotensi untuk menular ke bagian yang lainnya.

Mengingat penyebab-penyebab sakitnya suatu tanaman ini kasat mata, dan hanya terlihat ketika sudah terlihat bentuk gejala, maka sangat kami sarankan agar tuan mencintai tanaman itu dengan sepenuh hati, artinya sebelum terlihat gejala maka perhatikanlah makanan dan minumannya, apakah tercukupi atau tidak, kemudian jaga ia agar tidak disentuh dan dijamah oleh serangga.

Oh ya, ada satu lagi tuan petani yang terlupakan oleh saya, perlu pula kiranya saja jelaskan fisiologis itu artinya, sebuah proses biologi, baik itu berupa sel jaringan yang terdapat dalam tubuh tanaman dan menjadi penentu utama suatu tanaman itu tumbuh, berbunga, berbuah, dan berkembang biak.

Demikianlah penjelasan sederhana tentang penyebab tanaman tuan sakit, jika ada yang ingin tuan diskusikan jangan sungkan, silahkan tuliskan di kolom komentar, terima kasih atas perhatiannya.

Salam �
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel penyakit tanaman yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Apa Sebabnya Tanaman Tuan Sakit - Rumah Pertanian
link : Apa Sebabnya Tanaman Tuan Sakit - Rumah Pertanian

Baca juga


Saturday, June 18, 2016

Memahami Peledakan Hama Akibat Penggunaan Pestisida - Rumah Pertanian

peledakan hama akibat pestisida

Tuan dan Puan yang berprofesi sebagai petani tentunya pernah menggunakan pestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, terlebih lagi bagi tuan petani yang mengejar hasil panen melimpah menjelang bulan puasa hingga lebaran Idul Fitri, agar hasil panen meningkat berbagai upaya dihalalkan supaya tanaman tidak diserbu oleh berbagai hama dan penyakit, yang tentunya menurunkan hasil panen tuan petani.

Karena kebanyakan penggunaan pestisida terlalu ambisius sehingga melupakan keseimbangan lingkungan, maka kali ini blog tanaman ini mencoba membahas apa itu �Peledakan Hama� akibat penggunaan pestisida berlebihan.

Didalam literature akademik para ahli penulis buku panduan pertanian khususnya pestisida, selalu menyarankan agar tuan petani menggunakan pestisida secara bijaksana dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, meski tuan penulis selalu berpesan demikian dalam buku-buku panduan, namun tuan petani sepertinya tidak ambil pusing, sehingganya tanpa disadari penggunaan pestisida berlebihan ternyata juga memiliki dampak negative yang banyak, salah satunya terjadinya peledakan hama.

Sesungguhnya peledakan hama akibat penggunaan pestisida ini tidak saja pada hama sasaran, namun ada pula meningkatnya perkembangan hama sekunder, dalam kajian akademika universitas diistilahkan dengan �peledakan hama sekunder�.

Lalu kemudian timbul pertanyaan, bagaimana bisa terjadi peledakan hama akibat penggunaan pestisida pada tanaman, untuk pertanyaan seperti ini sebenarnya harus kita jawab dengan hasil penelitian yang berkelanjutan, namun tentunya tidak semua tuan petani memahami bahasa-bahasa asing akademik dalam penjelasan hasil penelitian, untuk itu kita persingkat saja dengan pengertian sebagaimana dibawah ini.

Salah satu �Karomah� yang diberikan Sang Pencipta terhadap hewan yang tertuduh hama ini, adalah adanya kemampuan hama untuk menciptakan antibody tersendiri ketika ia selalu berhadapan dengan zat yang akan menganiaya tubuhnya, hama dan mikroorganisme penyakit tanaman memiliki kemampuan untuk memanfaatkan toxit yang disemprotkan melalui pestisida, pemanfaatan itu adalah dengan menjadikan racun tersebut sebagai bagian dari tubuhnya, sehingga manakala tuan petani pada waktu yang cukup lama selalu menyemprotkan pestisida yang sama, maka yang terjadi berikutnya pada tubuh hama dan penyakit adalah ketahanan terhadap pestisida tersebut.

Para ahli bioteknologi pertanian memberinya istilah dengan nama �Ketahanan alami� serangga terhadap racun kimia, sebagai bahan pertimbangan tuan pembaca tentunya pernah menyemprotkan pestisida yang sama terhadap serangga hama, namun yang terjadi serangga tersebut tidak mati, hal itu karena didalam tubuhnya telah tercipta �vaksin� alami dari bahan pestisida.

Penjelasan dua paragraph diatas mungkin tidak terlalu menakutkan bagi tuan petani, namun ternyata ada pula �Karomah� yang lain yang diluar dugaan tuan petani, hal tersebut adalah akibat penggunaan pestisida dalam jangka waktu yang lama, karomah yang lain itu adalah, terjadinya percepatan pembuahan atau kelahiran pada serangga hama sasaran, hal itu karena dipicu oleh zat pestisida itu sendiri, jika ini yang terjadi pada areal pertanaman tuan petani, maka ketahuilah yang demikian tersebut dinamakan dengan �Peledakan hama�.

Serangga hama sasaran tidak mati ketika disemprotkan dengan pestisida, malah bertambah banyak telur dan semakin cepat telur tersebut menetas, jika demikian yang terjadi maka sepakatlah kita bahwa diareal pertanaman tuan tersebut telah terjadi peledakan hama akibat penggunaan pestisida.

Lalu bagaimana pula dengan yang disebut dengan �Peledakan hama sekunder�, sebenarnya jalan peristiwanya sama dengan penjelasan kita pada paragraph diatas, hanya saja bedanya hama yang berkembang semakin pesat tersebut bukanlah hama sasaran dari pestisida yang disemprotkan, namun hama lain yang juga hidup pada inang yang sama.

Untuk lebih memudahkan tuan pembaca dan tuan petani menelaah pengertian �Peledakan hama sekunder ini�, marilah kita bahas sebuah contoh, misalkan tuan petani melakukan penyemprotan pestisida untuk membunuh serangga kepik pada areal pertanaman padi sawah, setelah melakukan penyemprotan dalam waktu dua minggu, serangga kepik mati dan musnah, namun ternyata ada pula kumbang penghisap yang hidup di malai daun padi tuan petani, dimana zat yang dikandung pestisida tersebut ternyata menguntungkan bagi kumbang pengisap, sehingga kumbang penghisap sering kawin lalu bertelur dalam waktu singkat dan telur itu menetas dalam waktu yang lebih cepat lagi.

Karena serangga penghisap bertambah cepat dan banyak pertumbuhannya, pada akhirnya serangga ini juga menghisap cairan putih dalam bulir padi yang masih muda, akhirnya padi tuan petani jua yang menjadi sasaran makanannya, nah demikianlah ilustrasi �Peledakan hama sekunder� akibat penggunaan pestisida.

Suka atau tidak tanpa disadari hal ini sering terjadi di areal pertanaman tuan petani, maka dari itu produsen-produsen pestisida selalu mendapat keuntungan yang luar biasa banyaknya, karena mereka akan terus menciptakan pestisida single target.

Sekarang tuan pembaca dan tuan petani bisa membayangkan, berapa banyaknya jenis serangga hama yang terdapat pada areal pertanaman, jika untuk setiap jenis serangga diberikan satu jenis pestisida, tentunya tuan petani akan mengeluarkan ongkos yang lebih mahal lagi, agar tanamannya terbebas dari semua hama pengganggu.

Mudah-mudahan tuan pembaca dan tuan petani yang sedang berkunjung ke blog ini menyadari, ketika terjadi serangan hama yang begitu dahsyat, jangan dulu menyalahkan pemerintah yang tidak sudi menurunkan harga pupuk dan harga pestisida, namun bercermin dirilah terhadap apa yang tuan lakukan sebelumnya, adakah tuan pengguna pestisida yang kurang bijak sehingga tanpa disadari tuan sudah menjadikan hama tersebut tahan terhadap racun pestisida.

Demikianlah pembahasan kita untuk peledakan hama akibat penggunaan pestisida, jika ada yang ingin tuan pertanyakan dan diskusikan, jangan sungkan silahkan tuliskan pada kolom komentar.

Salam hijau �

Foto : Bahan ajar pestisida, Fakultas Pertanian Universitas Andalas



- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel cabe Artikel kendali hama Artikel pestisida yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Memahami Peledakan Hama Akibat Penggunaan Pestisida - Rumah Pertanian
link : Memahami Peledakan Hama Akibat Penggunaan Pestisida - Rumah Pertanian

Baca juga


Saturday, May 28, 2016

Cara Membuat Buah Pinang Tetap Berat Ketika Dijual - Rumah Pertanian

Cara Membuat Buah Pinang Tetap Berat Ketika Dijual
Buah Pinang masak dibatang
Tanaman yang satu ini dipastikan bisa tumbuh dan hidup diseluruh wilayah Indonesia, meski harganya tidak terlalu menarik untuk dijadikan bisnis penopang penghasilan rumah tangga, namun tetap saja pinang banyak ditanam dan dibudidayakan masyarakat.

Ada banyak hal yang membuat pinang ditanam dan dipelihara, diantaranya sebagai pagar, sebagai patok batas, dan sebagai hiasan tergantung dari jenis pinangnya, namun yang umumnya dilakukan masyarakat Indonesia, pinang ditanam sebagai pengganti pagar halaman dan hiasan taman.

Buah pinang digunakan untuk pembuatan berbagai kebutuhan manusia, diantaranya sebagai campuran bahan pewarna, obat-obatan, dan juga sebagai bahan makanan sebagaimana banyak ditemukan di Papua dan wilayah timur Indonesia lainnya, dahulunya pinang sering digunakan orang sebagai buah simbolis ketika hajatan, sehingga ketika mengundang seseorang seringkali pinang diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu yang akan diundang.

Batang pinang jika ditanam sekitar tiga atau empat batang, memanglah tidak bisa diandalkan untuk membantu ekonomi keluarga, hal ini karena harga pinang di pedangan pengumpul seringkali dibandrol sangat rendah, sehingga tidak terlalu menarik selera masyarakat untuk membudidayakannya dalam skala yang cukup luas, seperti tanaman karet atau kelapa sawit.

Di Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan misalnya, kebanayak buah pinang dibiarkan saja terbuang ketika jatuh dari tangkainya, hal ini mungkin karena disana tidak ada atau tidak banyak pedangan pengumpul yang menerima buah pinang, disamping itu harganya barangkali juga tidak terlalu menarik untuk dibicarakan, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, hampir ditiap kabupaten masyarakatnya mengumpulkan dan menjual buah pinang, meski harganya terkadang cuma dibandrol sekitar empat ribu rupiah perkilonya.

Buah pinang meski tidak termasuk kepada komoditi yang dibanggakan untuk menunjang ekonomi keluarga, tidak ada salahnya pula kita coba memberikan tips ringan, bagaimana buah pinang yang sudah dikupas kulitnya tetap berat ketika dijual kepada pedangan pengumpul, nah bagi anda yang suka atau hobi mengumpulkan buah pinang silahkan simak tips berikut ini.

Agar buah pinang tetap berat ketika dijual maka cara berikut ini bisa dimanfaatkan

1. Buah pinang yang akan dijual sebaiknya buah yang sudah matang seutuhnya, warna buah pinang yang sudah matang biasanya berwarna kuning orange.

2. Buah pinang yang akan dijual sebaiknya tidak dibelah dua, hal ini karena buah pinang yang bulat utuh akan lebih berat dibanding buah pinang yang sudah dibelah.

3. Jemur buah pinang dibawah terik sinar matahari langsung sampai kering, sehingga mudah untuk dikupas kulitnya, tips untuk mengupas buah pinang secara sederhana adalah dengan memanfaatkan batok tempurung kelapa, batok kelapa yang terdapat lobang ditengahnya dijadikan sebagai penahan ketika buah pinang dikupas dengan cara memukulnya.

4. Jangan simpan buah pinang didalam ruangan tertutup dalam jangka waktu dua hari, karena hal tersebut akan menimbulkan jamur pada bagian tengah buah pinang yang sudah dikupas kulitnya, jika sudah berjamur maka bagian dalamnya akan ikut terkorosi sehingga menurunkan kualitas berat buah pinang.

Nah, cukup mudah bukan cara membuat buah pinang tetap berat ketika akan dijual kepada pedangan pengumpul, selamat mencoba.


Salam �
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel cara Artikel pinang yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Membuat Buah Pinang Tetap Berat Ketika Dijual - Rumah Pertanian
link : Cara Membuat Buah Pinang Tetap Berat Ketika Dijual - Rumah Pertanian

Baca juga


Thursday, April 14, 2016

Cara Mudah Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Buah - Rumah Pertanian

Banyak hal yang menarik dari perkembangan teknologi pemuliaan berbasis rakyat jelata di Group jejaring social facebook, salah satunya di Group Facebook �Surono Danu�, group yang beranggotakan 2.663 anggota ini (Diakses pada jumat/15/April /2016) terlihat antusias sekali mengupas berbagai persoalan pertanian, khususnya pertanian padi, group ini terkenal dengan merek produk padinya dengan merek sertani, ada berbagai ragamnya mulai dari sertani 1 sampai sertani 18, anda juga bisa mengikuti diskusi tentang berbagai persoalan pertanian di group ini, silahkan bergabung.

Karena resep membuat pupuk organic cair (POC) kita kali ini di ambil dari diskusi group tersebut, sebagai suatu langkah untuk turut berbagi pengetahuan kepada sesame petani di dunia, kami coba tayangkan resep pembuatan pupuk organic cair untuk buah ini, terima kasih yang mendalam sebelumnya kami sampaikan kepada akun facebook atas nama �Nur Ichsan Ichsan Icong�, atas kemurahan hati beliau turut membagi ilmu sederhananya untuk semua petani di dunia, mari kita simak berikut cara pembuatan Pupuk Organik Cair untuk Buah.

Bahan-bahan yang dipersiapkan untuk pembuatan POC buah

1. Pisang matang 2 buah

2. Kuning telur ayam 1 butir

3. 1 sachet madurasa

4. 1 kiter air kelapa

5. 1 liter air perasan kunyit

6. 1 botol yakult kecil

Cara pembuatan

Blender pisang, telur dan madu kemudian masukkan kedalam toples/drigen sekaligus campurkan dengan bahan-bahan lainnya seperti madurasa, air kelapa, air perasan kunyit dan yakult, setelah semua campuran dimasukkan kocok beberapa menit kemudian dibuka tutupnya, untuk mengeluarkan gas metan yang dihasilkannya, lakukan pengocokan berulang-ulang sampai semua campuran dirasa sudah merata, kemudian diamkan selama 1 hari (24 jam), dan paling bagus jika dilakukan pengendapannya selama satu minggu.

Kontrol proses pembuatan.


Sewaktu penyimpanan perhatikan proses fermentasinya, jika gas metan tinggi buka lagi tutup derigennya, kemudian tutup lagi.

Cara aplikasi.

Disemprotkan langsung ke buah, dengan dosis takaran 5 ml perliter air campuran.

Berikut ini foto penampakan untuk penggunaannya pada tanaman padi, yang diunggah oleh Nur Ichsan Ichsan Icong di Group Surono Danu.



Sumber : Nur Ichsan Ichsan Icong, diposting di group Facebook : Surono Danu
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel bioteknologi yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Mudah Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Buah - Rumah Pertanian
link : Cara Mudah Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Buah - Rumah Pertanian

Baca juga


Sunday, April 10, 2016

Cara Membudidayakan Pepaya California - Rumah Pertanian

Pepaya California sendiri merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Karena merupakan jenis genjah, pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu dapat dipanen ketika berumur 7 bulan. Karena masa panen yang cukup singkat jenis pepaya ini memiliki batang yang lebih pendek dibanding dengan jenis pepaya yang lain. Dari buah pepaya California memiliki ciri-ciri berukuran 0,8 � 2 kg/buah, berkulit tebal, berbentuk lonjong buah matang berwarna kuning, rasanya manis, daging buah kenyal dan tebal.

Dari segi produktifitas, pepaya California memiliki produktifitas yang cukup tinggi. Seperti yang sudah dijelaskan diatas masa panen bisa dilakukan ketika berumur 7 bulan � 9 bulan dengan umur produktifitas hingga 4 tahun. Panen pepaya California bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen bisa menghasilkan 10-20 buah pepaya setiap pohonnya. Jika anda membudidaya pepaya California dalam lahan 1 hektar, dalam sekali panen bisa menghasilkan 2 ton pepaya California.

[Baca juga - Cara membuat singkong tumbuh dengan banyak umbi]

Penyemaian Benih Pepaya California
Bibit pepaya california

Bibit pepaya California dihasilkan dari penyemaian biji. Bisa didapat dari buah pepaya California yang matang dipohon atau beli di toko pertanian. Berikut ini langkah-langkah menyemai benih pepaya California :

Biji yang akan digunakan untuk benih direndam dalam air selama semalam. Setelah semalaman cek benih, yang digunakan untuk benih adalah yang tenggelam.
Biji yang sudah dipilih diperam dalam kertas Koran/kain basah selama seminggu, untuk pemeliharaan cukup menjaga kelembapan Koran atau kain.
Benih yang sudah diperam selama 1 minggu sudah siap untuk disemai didalam polibag, komposisi media tanam yang digunakan adalah tanah halus dan kompos dengan perbandingan 2:1
Bibit siap ditanam di lahan budidaya ketika sudah berumur 1-1,5 bulan.

Penanaman Bibit Pepaya California

Sebelum melakukan penanaman bibit lahan terlebih dahulu dibersihkan dari rumput liar. Langkah selanjutnya buat lubang tanam dengan jarak antar tanaman 2,5 M x 2,5 M atau 2,5 M x 2,75 M. Populasi tanaman perhektar antara 1.450 hingga 1.600 pohon. Lubang dengan campuran tanah dan pupuk kandang.

Lubang yang sudah dibuat selanjutnya dialiri dengan air. Dan bibit bisa ditanam langsung ke lubang tanaman. Waktu yang paling tepat dalam menanam bibit pepaya California adalah diwaktu sore hari.
Pemeliharaan Tanaman Pepaya California

Langkah-langkah perawatan tidak jauh berbeda dengan tanaman lainnya. Hanya perlu dilakukan penyiraman, pemupukan dan penyulaman ketika ada bibit yang mati.

Untuk mendapatkan produktifitas yang maksimal pemupukan harus dilakukan baik dengan pupuk organik maupun pupuk non organik. Pemupukan dilakukan ketika penanaman dengan memberi pupuk kandang atau pupuk kompos dengan takaran 40kg/ tanaman. Pemupukan dilakukan kembali dengan menggunakan pupuk NPK setenah bibit berumur 2 minggu dengan takaran 200 gram/pohon. Pemupukan dilakukan kembali dengan pupuk kandang dan NPK per tiga bulan sekali dengan takaran 500 gr NPK/pohon + 40 kg pupuk kandang/pohon. Khusus setelah tanaman berbuah bisa ditambah pupuk KCI untuk meningkatkan ketahanan dan kemanisan buah.

[Baca juga - Nutrisi dalam sayuran]

Panen dan Pasca Panen Pepaya California

Masa panen pertama bisa dilakukan diumur antara 7-9 bulan. Buah pepaya California yang sudah dapat dipanen adalah yang sudah matang dengan tanda ada warna semburat kuning pada kulit buah. Untuk panen dilakukan dengan cara memotong tangkai buah, untuk periode tanam bisa dilakukan setiap 10 hari sekali.

Demikian langkah-langkah budidaya pepaya California komplit. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam melakukan usaha budidaya pepaya California. Salam Budidaya.
Tags: bibit pepaya california, budidaya pepaya, Budidaya Pepaya California, harga pepaya california, manfaat pepaya california, Pepaya California.



*Sumber : e-Petani
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel budidaya yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Membudidayakan Pepaya California - Rumah Pertanian
link : Cara Membudidayakan Pepaya California - Rumah Pertanian

Baca juga


Cara Pembuatan Pestisida Ampuh Murah Meriah Dari Bawang putih (Allium sativum L) - Rumah Pertanian

Cara kerja pestisida nabati sangat spesifik, hal ini juga menjadikannya sebagai suatu pengendalian hama penyakit yang menyenangkan, selain ramah lingkungan juga murah meriah dan tidak sulit mendapatkan bahan-bahannya. 

Cara kerja spesifik pestisida nabati diantaranya yaitu:

(1) merusak perkembangan telur, larva dan pupa. 
(2) menghambat pergantian kulit. 
(3) mengganggu komunikasi serangga. 
(4) menyebabkan serangga menolak makan. 
(5) menghambat reproduksi serangga betina. 
(6) mengurangi nafsu makan. 
(7) memblokir kemampuan makan serangga. 
(8) mengusir serangga. 
(9) menghambat perkembangan patogen penyakit.

Pestisida nabati mempunyai beberapa keunggulan dan kelemahan, keunggulan pestisida nabati adalah: 
(1) murah dan mudah dibuat sendiri oleh petani. 
(2) relatif aman terhadap lingkungan. 
(3) tidak menyebabkan keracunan pada tanaman. 
(4) sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama. 
(5) kompatibel digabung dengan cara pengendalian yang lain. 
(6) menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia.

Sementara, kelemahannya adalah: 
(1) daya kerjanya relatif lambat. 
(2) tidak membunuh jasad sasaran secara langsung. 
(3) tidak tahan terhadap sinar matahari. 
(4) kurang praktis. 
(5) tidak tahan disimpan. 
(6) kadang-kadang harus diaplikasikan / disemprotkan berulang-ulang.

[Baca juga - Penyelamatan cabe yang sedang kritis (Hidup segan mati tak pula mau)]

Pestisida nabati dapat diaplikasikan dengan menggunakan alat semprot (sprayer) gendong seperti pestisida kimia pada umumnya. Namun, apabila tidak dijumpai alat semprot, aplikasi pestisida nabati dapat dilakukan dengan bantuan kuas penyapu (pengecat) dinding atau merang yang diikat. Caranya, alat tersebut dicelupkan kedalam ember yang berisi larutan pestisida nabati, kemudian dikibas-kibaskan pada tanaman. Supaya penyemprotan pestisida nabati memberikan hasil yang baik, butiran semprot harus diarahkan ke bagian tanaman dimana jasad sasaran berada. Apabila sudah tersedia ambang kendali hama, penyemprotan pestisida nabati sebaiknya berdasarkan ambang kendali. Untuk menentukan ambang kendali, perlu dilakukan pengamatan hama seteliti mungkin. Pengamatan yang tidak teliti dapat mengakibatkan hama sudah terlanjur besar pada pengamatan berikutnya dan akhirnya sulit dilakukan pengendalian.

Cara memanfaatkan ekstrak bawang putih untuk pestisida nabati
 
Bahan dan Alat :
85 gram bawang putih
50 ml minyak sayur
10 ml deterjen/sabun
950 ml air
Alat penyaring
Botol
Cara Pembuatan :
Campurkan bawang putih dengan minyak sayur. Biarkan selama 24 jam. Tambahkan air dan sabun. Aduk hingga rata. Simpan dalam botol paling lama 3 hari.
Cara Penggunaan :
Campurkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 19 atau 50 ml larutan dengan 950 ml air. Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari
OPT Sasaran :
Ulat, hama pengisap, nematoda, bakteri, antraknos, embun tepung

Cara membuat ekstrak bawang putih
 
Bahan dan Alat :
2 siung bawang putih
Deterjen/sabun
4 cangkir air
Alat penumbuk/blender
Alat penyaring
Botol
Cara Pembuatan :
Hancurkan bawang putih, rendam dalam air selama 24 jam. Tambahkan air dan sabun. Saring. Masukkan dalam botol

[Baca juga - Bahan dasar tanah polybag persemaian]
Cara Penggunaan :
Tambahkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 9 air. Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang ada pagi hari
OPT Sasaran :
Cendawan

Membuat Ekstrak minyak bawang putih
 
Bahan dan Alat :
100 gram bawang putih
2 sendok makan minyak sayur
10.5 liter air
10 ml deterjen/sabun
Deterjen
Cara Pembuatan :
Hancurkan bawang putih. Rendam dalam minyak sayur selama 24 jam. Tambahkan � liter air dan deterjen. Aduk hingga rata. Saring

Cara Penggunaan :
Tambahkan 10 liter air kedalam larutan. Aduk hingga merata. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT pada pagi hari
OPT Sasaran :
Hama kubis, belalang dan kutudaun

Membuat Minyak bawang putih
Bahan dan Alat :
50 ml minyak bawang putih
950 ml air
1 ml deterjen/sabun
Cara Pembuatan :
Tambahkan sabun ke dalam minyak bawang putih. Aduk hingga rata. Tambahkan air. Aduk
Cara Penggunaan :
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari
OPT Sasaran :
Ulat buah tomat
Ulat penggerek umbi kentang
Wereng padi
Nematoda 


*Sumber : E-Petani
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel perlindungan tanaman yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Pembuatan Pestisida Ampuh Murah Meriah Dari Bawang putih (Allium sativum L) - Rumah Pertanian
link : Cara Pembuatan Pestisida Ampuh Murah Meriah Dari Bawang putih (Allium sativum L) - Rumah Pertanian

Baca juga


Cara Membuat Pupuk Organik Cair Melalui Proses Kompos - Rumah Pertanian

Secara Umum terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Pertama adalah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh beda dengan pupuk organik padat, hanya saja wujudnya berupa cairan. Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.

Pupuk cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.
 
Kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh karena itu, sifat dan karakteristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air. Tulisan ini bermaksud untuk membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.
Sifat dan karakteristik pupuk organik cair

Pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman.

Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik). Pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.

Pemberian pupuk organik cair lewat daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai overdosis, karena bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Setiap tanaman mempunyai kapasitas dalam menyerap nutrisi sebagai makanannya. Secara teoritik, tanaman hanya sanggup menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2% per hari. Pada daun, meskipun kami belum menemukan angka persisnya, bisa diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 2%. Oleh karena itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu.

Karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organik cair sebaiknya kaya akan unsur hara mikro. Sementara unsur hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organik cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih. Untuk mendapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk.

Cara membuat pupuk organik cair

Siapkan bahan-bahan berikut: 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya.
Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.

Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.
Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.
 

Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.

Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.

Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.

Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.

Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.

Cara membuat pupuk organik cair perangsang daunn dan buah

Secara sederhana bisa dikatakan, untuk membuat pupuk perangsang daun gunakan sumber bahan organik dari jenis daun-daunan. Sedangkan untuk membuat pupuk perangsang buah gunakan bahan organik dari sisa limbah buah seperti sekam padi atau kulit buah-buahan.

 
* Sumber : e-Petani
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel pupuk organik yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Membuat Pupuk Organik Cair Melalui Proses Kompos - Rumah Pertanian
link : Cara Membuat Pupuk Organik Cair Melalui Proses Kompos - Rumah Pertanian

Baca juga