This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, September 9, 2017

Panen ikan baramundi yg ditebar Presiden Jokowi di KJA SUPM WAIHERU - Rumah Pertanian


Rosihan? @Rosihan7782 18 Agt Selengkapnya Panen ikan baramundi yg ditebar Presiden Jokowi di KJA SUPM WAIHERU oleh Gubernur Maluku, Pangdam XVI & Letjen TNI Agus Sutomo
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel TWITER Artikel VIDEO yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Panen ikan baramundi yg ditebar Presiden Jokowi di KJA SUPM WAIHERU - Rumah Pertanian
link : Panen ikan baramundi yg ditebar Presiden Jokowi di KJA SUPM WAIHERU - Rumah Pertanian

Baca juga


Sunday, September 3, 2017

CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH - Rumah Pertanian

CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH


Dalam budidaya kentang kita harus pintar dalam memilih varietas dan bibit yang unggul. Hendaknya cara yang banyak dijelaskan di buku atau di manapun percuma jika anda tidak mepraktikan di lapangan. tentunya akan berbeda jika kita berbicara dilapangan, namun saya akan memberikan ulasan setidaknya bisa membantu pekerjaan anda dalam berkebun. Istilah bibit kentang ini sebenarnya merupakan umbi yang akan dijadikan bibit atau yang akan ditanam bibit ini dapat berasal dari membibitkan sendiri atau membeli.

Apabila ingin menanam kentang untuk menghasilkan bibit perlu memperhatikan hal-hal berikut :



Lokasi

Lokasi penanamannya dipilih yang bersuhu udara sekitar 15-20oC. Lokasi ini tidak ditanami kentang dan tanaman sefamilinya sekitar 2-3 tahun. Jadi, lahan yang dipakai biasanya yang mempunyai pola penanaman tumpang gilir (rotasi). Tumpang gilir tersebut misalnya usai menanam kentang, lahan diberakan dulu, kemudian ditanami tanaman lain yang bukan sefamili selesai tanaman lain ini dipanen, lahan diberakan lagi. Dan kemudian, ditanami lagi dengan tanaman lain yang bukan sefamili. Begitu seterusnya sampai beberapa musim tanam. Baru kemudian, lahan bisa ditanami kentang. Jarak lokasi penanaman dengan tanaman lain yang sefamili minimal 360 m.
Umbi Kentang

Umbi yang akan ditanam perlu diseleksi dulu dan dipilih umbi yang sehat dan berasal dari tanaman yang bebas hama dan penyakit. Umbi yang digunakan mempunyai berat sekitar 30-80 gram. Bila beratnya kurang dari 30 gram, lebih baik jangan dipakai karena akan mempengaruhi mutu produksi nantinya. Demikian juga dengan umbi yang beratnya lebih dari 80 gram jangan digunakan karena lebih menguntungkan bila dijadikan kentang konsumsi. Selain itu, umbi berasal dari umbi yang dipanen pada kondisi tua betul.

Keadaan Lingkungan

Karena tujuan menanam untuk menghasilkan bibit, maka yang kita inginkan adalah umbi calon bibit bisa berjumlah banyak. Untuk itu ada beberapa perlakuan yang bisa dilaksanakan di lapangan.

  • Jarak tanamnya dipersempit berarti, jamlah tanaman per arealnya menjadi lebih banyak dibanding jumlah tanaman normalnya kalau penanamannya untuk keperluan konsumsi.
  • Dengan jarak tanam 10 x 70 cm, bisa meningkatkan bibit berbobot 30-45 gram dan 45-60 gram, masing-masing sekitar dan 0,5.
  • Jarak tanam 15 x 70 cm, jumlah peningkatannya antara 4,6% dan 3,1%.
  • Bila yang digunakan berukuran besar, dan kemudian umbinya dibelah, jumlah umbi yang diperoleh justru turun sebesar 2,7%.
  • Bila bibit yang ditanam dan kentang yang peka dengan Phytophtora dan penanamannya pada musim hujan, jarak tanam rapat mempunyai risiko tinggi. Jadi dalam hal ini, jarak tanam juga memperhitungkana jenis kentang apa yang ditanam dan kapan atau musim apa penanaman dilakukan.

Cara bertanam kentang untuk bibit tidak berbeda dengan cara bertanam kentang pada umumnya kentang untuk konsumsi.

Bila penanaman sudah dilakukan, lantas diketahui ada gejala serangan penyakit, segera tanaman ini dibuang. Bila yang diserang tanaman yang sudah berumbi, bisa dicoba dengan melakukan pemangkasan batang tanaman. Ini maksudnya, agar tanaman menumbuhkan tunas baru.

Biasanya, tunas baru masih dalam keadaan sehat dan untuk menghindari penyakit, tunas tersebut segera semprot dengan pestisida.

Ketika tanaman berumur 60-70 hari (tergantung dari genjah tidaknya varietas yang ditanam), tanaman mulai dipermatikan. Caranya dengan memotong rumpun batang tanaman atau dengan menyemprotkan herbisida, seperti Gramoson. Maksud pematian tersebut agar tanaman tidak diserang penyakit dan mencegah menjamurnya penyakit.

Setelah penatian, umbi-umbi dibiarkan tua di dalam tanah. Penanaman umbi dilakukan setelah umur panen. (Umur panen tergantung varietasnya). Dengan pemanenan umbi yang tua, kulit umbi menjadi kuat tidak mudah lecet luka (mengelupas). Yang perlu diketahui pula, umbi yang dipanen dalam usia tua bisa memperpendek umur umbi ketika disimpan di gudang (untuk penyimpanan lihat bab Panen dan Pascapanen). Jadi, umbi yang belum lama disimpan, sudah mulai bertunas. Ini berarti, umbi bisa cepat ditanam lagi.

Ubi untuk bibit hanya dapat diulang dua atau tiga kali pembibitan saja. Jadi, dari bibit pertama kali diperoleh atau anggap saja generasi pertama (F1), setelah ditanam akan menghasilkan umbi calon bibit generasi kedua (F2). Dari umbi itu, bila ditanam lagi akan dihasilkan generasi ketiga (F3). Generasi ketiga ini sebaiknya tidak ditanam lagi karena akan menurunkan produksi umbinya. Jadi, generasi ketiga ditanam hanya untuk keperluan konsumsi dan bukan bibit.
sumber : http://www.agrotani.com
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel Artikel Pertanian yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH - Rumah Pertanian
link : CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH - Rumah Pertanian

Baca juga


Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat - Rumah Pertanian

Mulai dari yang renyah dan manis hingga yang kecil dan pedas, terdapat banyak varietas paprika yang dapat Anda pilih. Tidak peduli Anda memilih untuk memulai tanaman dari bibit atau membeli transplantasi (bibit yang sudah berbentuk pohon siap tanam) yang sehat, Anda dapat menanam semua varietas paprika di halaman belakang Anda sendiri! Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mempelajari cara menyiapkan kebun, menanam paprika, dan merawat mereka selama bertahun-tahun yang akan datang.


Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat


Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat

Cara menaman paprika bukanlah sesuatu yang sulit, namun perlu adanya intensitas dalam hal perawatan terlebih persiapan lahan sebelum dan sedudah tanam. Agar dalam menanam paprika ini sedulur tanni tak kesulitan silahkan terapkan fase-fase berikut ini.

Menyiapkan Kebun



  1. Pilih varietas paprika yang Anda inginkan. Ada banyak jenis paprika yang tersedia di pasar, dan Anda dapat memilih jenis yang ingin Anda tanam tergantung pada ukuran, warna, dan tingkat kepedasan yang Anda inginkan.
Paprika lonceng (bell pepper), disebut juga paprika manis, adalah varietas paprika yang paling ringan. Mereka hadir dalam warna merah, oranye, kuning, dan hijau dan cenderung memiliki ukuran sebesar kepalan tangan. Tanam jenis ini untuk dimakan mentah atau ditambahkan ke banyak hidangan.

Paprika pedas hadir dalam banyak varietas yang berbeda. Jenis paprika pedas yang paling ringan adalah paprika anaheim, tetapi varietas lain yang juga populer di antaranya adalah paprika jalapeno dan serrano.



  • Pilih tempat untuk kebun Anda. Pilih area di halaman yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki drainase yang baik.
Anda akan menanam sebagian besar paprika di bawah sinar matahari penuh, tetapi mereka dapat tumbuh di tempat yang mendapatkan sedikit naungan. Jangan menanam paprika di area yang benar-benar di bawah naungan.

Jika tanah Anda sangat berbatu atau cenderung banjir ketika hujan, pertimbangkan untuk membangun area tanam yang dinaikkan untuk paprika Anda.


  • Uji pH tanahnya. Paprika tumbuh terbaik di tanah dengan pH antara 6,2 hingga 7,0. Tetapi Anda dapat menanamnya di skala pH yang tinggi, karena paprika dapat bertahan di kondisi yang sedikit basa.
Jika tanah Anda terlalu asam, tambahkan kapur atau abu kayu untuk menetralkan pH.
Jika tanah Anda terlalu basa, tambahkan daun pinus atau lumut gambut untuk menetralkan pH.


  • Siapkan tanah Anda. Campurkan pupuk ke dalam tanah dan buang setiap batu yang ada dan pisahkan setiap potongan besar di dalam tanah.
Pupuk yang digunakan di antaranya adalah tepung ikan, kotoran ayam, atau pupuk campuran yang dapat dibeli di toko pertanian.
Cabut setiap gulma yang ada agar mereka tidak memenuhi lahan paprika Anda.

Menanam Paprika dari Biji



  • Cari waktu yang tepat untuk menanam. Varietas paprika yang berbeda memerlukan jumlah waktu yang berbeda untuk tumbuh, jadi periksa spesies paprika Anda untuk mencari tahu. Paprika pedas memerlukan waktu yang paling lama - sekitar 12 minggu untuk matang - sedangkan paprika lonceng memerlukan waktu sekitar 8 minggu untuk mencapai kematangan.
Paprika tidak tumbuh di tanah yang dingin atau beku, jadi tunggu sampai cuaca sudah cukup hangat untuk menanamnya.Tanam paprika di luar rumah setidaknya satu bulan setelah hari terakhir embun beku (frost) untuk mendapatkan suhu tanah terbaik.

Pilih tanggal yang Anda rasa cocok dengan persyaratan suhu yang dibutuhkan oleh tanah di luar ruangan untuk paprika Anda, dan hitung mundur 8-10 minggu dari tanggal tersebut; ini adalah waktu ketika Anda akan memulai pembibitan. Memorial Day biasanya adalah waktu yang baik untuk menanam paprika, yang berarti bahwa Anda memulai pembibitan di awal Maret.

Rendam biji Anda. Merendam biji dapat membantu memecah lapisan biji dan mempercepat proses pertumbuhan paprika. Tempatkan biji di dalam secangkir air dan biarkan selama 2-8 jam, atau sampai bijinya tenggelam ke dasar cangkir.

Baca Juga :

Buat secangkir teh kamomil encer untuk membantu mensterilkan biji. Rendam seluruh waktu di dalam cangkir teh dingin tersebut untuk membantu melarutkan lapisan biji dengan lebih cepat.Campur dua sendok makan hidrogen peroksida dengan secangkir air hangat untuk merendam biji jika Anda tidak memiliki teh kamomil. Ini juga membantu mensterilkan biji.


Tabur biji Anda di nampan pembibitan. Biji-biji tersebut akan berada di nampan ini sampai mereka siap ditanam, jadi jangan takut untuk menggunakan sesuatu yang bagus atau mewah.Gunakan nampan pembibitan yang dibeli di toko sebagai tempat termudah untuk menabur biji Anda, atau buat nampan sendiri menggunakan plastik atau kardus botol susu bekas dengan memberi lubang-lubang di bagian bawah.

Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat


Isi bagian bawah nampan pembibitan dengan kerikil atau batu-batu kecil, lalu tutup dengan tanah pot.
Tanam bijinya di bawah permukaan tanah dengan jarak tanam 1,3 cm, dan siram dengan baik.Gunakan lampu untuk membantu pertumbuhan biji. Paprika membutuhkan banyak sinar matahari, tetapi biji-biji tersebut tidak bisa mendapatkan sinar matahari dalam jumlah yang cukup dari jendela di dalam ruangan. Sebaliknya, gunakan lampu yang besar (tidak harus panas) dan tempatkan sedekat mungkin dengan bijinya.

Bawalah bibit Anda ke luar ruangan jika mereka sudah setinggi 10-15 cm. Paprika adalah tanaman yang peka dan perlu diperkenalkan ke lingkungan di luar ruangan yang lebih dingin sebelum mereka dipindahkan seluruhnya.

Sekitar dua minggu sebelum Anda berencana untuk memindahkan tanaman ke luar ruangan, Anda harus memperkenalkan tanaman tersebut ke iklim di luar ruangan secara bertahap.Mulailah dengan menempatkan bibit di luar ruangan selama beberapa jam setiap hari, dan dengan perlahan tambah waktu untuk mengeluarkan tanaman ke luar ruangan ketika mereka terus tumbuh.

Siapkan bibit Anda untuk ditanam di luar ruangan. Ketika paprika telah tumbuh dengan dua rangkai daun secara penuh, berarti mereka sudah cukup besar untuk ditanam di luar ruangan.

  • Metode Menanam Paprika. Tanam paprika Anda. Pisahkan masing-masing tanaman dengan jarak antara 30,5-45,7 cm, dan beri air untuk membantu tanaman agar dapat berdiri jika perlu. Prosesnya sama, tidak peduli Anda menanam paprika dari biji atau membeli bibit transplantasi di toko pertanian.
Tanam paprika di tanah kebun dengan kedalaman yang sama ketika mereka berada di dalam pot, hanya dengan menambahkan sedikit tanah di atasnya.Beri jarak antar barisan paprika sekitar 25,4�38,1 cm.

Siram tanaman Anda. Paprika harus sering disiram, jadi pastikan bahwa tanah tempat penanaman mereka selalu lembap.Siram mereka untuk pertama kalinya dengan teh kamomil atau campuran hidrogen peroksida, karena ini akan membantu mensterilkan tanah yang Anda gunakan untuk menanam paprika.

Tanahnya kadang-kadang bisa kering, tetapi tanaman paprika akan menghasilkan buah yang paling lezat jika disiram secara teratur sebanyak beberapa sendok makan untuk tiap-tiap tanaman. Tambahkan mulsa pada tanah. Ini akan menambah nutrisi yang membantu pertumbuhan paprika, dan membantu menghalangi gulma agar tidak mengambil akar dengan segera.

Jerami dan potongan rumput dapat dijadikan mulsa yang bagus untuk tanaman paprika.Tambahkan satu lapis mulsa dengan tebal sekitar 5 cm ke semua tanah di antara dan di sekitar tiap-tiap tanaman paprika.Cabut setiap gulma dengan tangan. Jika ada gulma yang muncul di sela-sela mulsa, cabut mereka dengan lembut menggunakan tangan agar akar tanaman paprika tidak rusak. Gulma akan bersaing dengan tanaman Anda untuk berebut ruang dan nutrisi, sehingga harus disingkirkan dari area penanaman.

Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat


Pupuk tanaman paprika Anda jika perlu. Pertumbuhan yang lambat atau penampilan daun yang pucat adalah indikator bahwa tanaman paprika Anda perlu dipupuk. Pilih pupuk dengan nitrogen yang tinggi seperti emulsi ikan atau teh kompos dan sebarkan di atas lapisan di area tanam. Siram secara merata setelah pemupukan untuk membantu penyerapan.

Panen paprika Anda! Biasanya, paprika memerlukan waktu sekitar dua bulan untuk matang dan siap dipanen. Untuk mendorong agar tanaman paprika Anda tetap berproduksi di awal musim, panen paprika Anda sebelum mencapai puncak kematangan.

Meskipun begitu, nanti di musim ketika tanaman Anda mendekati akhir musim produksi, Anda dapat membiarkan mereka matang sedikit lebih lama sebelum dipanen. Semakin kaya warnanya, semakin matang buahnya.Potong paprika di bagian atas batang. Menarik paprika dapat merusak batang dan akarnya yang rapuh.

Jika sebentar lagi akan tiba musim embun beku, pastikan untuk memetik semua buah, meskipun buahnya sedikit kurang matang. Embun beku akan merusak buah yang tersisa.

  • Tips


Jika Anda memilih untuk membeli bibit cangkokan, pilih bibit berwarna gelap dengan batang yang kuat. Hindari juga cangkokan yang sudah memiliki paprika di pohonnya, karena bibit jenis ini cenderung memproduksi lebih sedikit buah dalam jangka panjang.

Anda dapat menempatkan potongan kardus di sekitar dasar dari masing-masing batang untuk melindungi tanaman dari ulat grayak.Tempatkan penutup panas di atas tanaman muda jika cuacanya dingin dan hujan.Rotasi tanaman dan kultivar yang tahan penyakit adalah pertahanan terbaik terhadap penyakit yang paling sering menyerang paprika.

  • Peringatan

Suhu panas yang melebihi 32 �C dapat menyiksa tanaman paprika. Tanam paprika Anda di area yang mendapatkan naungan dari tanaman lain yang lebih tinggi ketika hari sedang panas jika ada kemungkinan terjadi cuaca panas.

Semoga bermanfaat..
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel budidaya Artikel Teknologi Tanam yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat - Rumah Pertanian
link : Cara Menanam Paprika Agar Berbuah Lebat - Rumah Pertanian

Baca juga


Saturday, September 2, 2017

Cara Menanam Serai (Sere) Wangi Yang Belum Banyak Orang Ketahui - Rumah Pertanian

Cara Menanam Serai Wangi � Serai (Cymbopogon citratus) atau sering dikenal dengan sebutan sereh merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak dijumpai di asia tenggara terutama Indonesia dan India. Tanaman seai memiliki daun tunggal yang berjumbai, tumbuh berumpun, akar serabut.

Selain menghasilkan minyak Atsiri, tanaman serai wangi atau sereh banyak dimanfaatkan untuk bumbu masakan. Masakan yang sering menggunakan serai adaalah sop.

Tanaman Sayuran, Cara Menanam serai wangi yang benar, Budidaya serai di rumah, Cara mudah menanam sere di halaman rumah, Tips menanam serai di perkarangan rumah, Cara menanam sere di kebun


Untuk membudidayakan tanaman serai wangi di rumah dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana berikut:
  1. Siapkan batang serai yang memiliki akar dan potong daun atasnya sehingga tersisa batang 20cm dari pangkal batangnya. Biubiut dapat diperoleh dari pasar ataupun tukang sayur keliling.
  2. Gali lubang dengan menggunakan cangkul, berilah pupuk kandang ke dalam lubang.
  3. Tanamlah bibit serai, dan tutup kembali. Sebaiknya penanaman dilakukan pada awal musim penguhujan.
Tanaman serai merupakan tanaman yang sangat mudah tumbuh dan tidak memerlukan perlakuan khusus. Jika anda menginginkan penanaman serai dalam skala besar, maka perlu persiapan lahan yang matang.

Langkah Pertama # Persiapan Lahan

Bersihkan lahan dari semak belukar atau rumput yang tumbuh di kebun anda, gunakan herbisida untuk membasminya. Kemudian lakukan penggemburan dengan menggunakan bajak atau dicangkul, Buatlah lubang tanam dengan jarak tanam sekitar 50cm antar lubang. Jangan lupa untuk memasukkan pupuk kandang pada setiap lubang.

Langkah Kedua # Menanam Serai di Kebun

Untuk kapasitas penanaman yang besar, maka perlu persiapan bibit yang banyak. Masukkan 2 batang serai pada setiap lubang tanam, kemudian tutup dan padatkan. Lakukan hal yang sama sampai semua lubang tertanami.

Langkah Ketiga # Perawatan Tanaman Serai Wangi

Perawatan yang dilakukan adalah melakukan penyulaman pada bibit serai yang tidak tumbuh, dan melakukan penyiraman jika tidak ada hujan. Oleh karena itu sebaiknya penanaman dilakukan pada awal musim penghujan. Pembersihan rumput-rumput liar yang tumbuh juga sangat diperlukan agar tanaman serai dapat tumbuh dengan baik.

Langkah Keempat # Panen Serai

Tanaman Serai dapat dipanen pada umur 5-6 bulan setelah penanaman untuk pemanenan pertama, panen selanjutnya dapat dilakukan 3-4 bulan setelah pemanenan pertama.

Itulah beberapa langkah cara menanam serai yang dapat dijadikan panduan dalam budidaya serai wangi/sereh baik sekala kecil maupun dalam jumlah banyak. Silakan dicoba dan jangan lupa bagikan artikel ini...
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel Tips Bercocok Tanam & Bertani yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Menanam Serai (Sere) Wangi Yang Belum Banyak Orang Ketahui - Rumah Pertanian
link : Cara Menanam Serai (Sere) Wangi Yang Belum Banyak Orang Ketahui - Rumah Pertanian

Baca juga


Langkah Menanam Lobak Yang Perlu Anda Perhatikan - Rumah Pertanian

Cara Menanam Lobak Putih atau Merah Yang Benar � Lobak merupakan jenis tanaman berumbi yang memiliki bentuk seperti wortel, namun daging umbinya berwarna putih. Tanaman ini sangat mudah beradaptasi, sehingga sangat mudah dibudidayakan. Tanaman Lobak berasal dari Tiongkok, dan banyak tersebar di Indonesia terutama di daerah Jawa Barat.

Cara budidaya lobak dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan Cara menanam Wortel, tanaman ini dapat ditanam di kebun maupun ditanam di pot atau polybag. Lobak sangat banyak memiliki manfaat bagi kesehatan, diantaranya: menyembuhkan masalah liver, membantu pengobatan kanker, membersihkan jamur dalam tubuh, menyehatkan ginjal, mengobati asam urat, mengatasi tekanan darah tinggi, dan lain-lain.

Tanaman Sayuran, Cara Menanam Lobak Putih Yang Benar, Budidaya Lobak putih, cara agar Lobak tumbuh subur, Menanam Lobak Merah Yang benar, tata cara budidaya lobak yang baik dan benar,


Cara bertanam lobak yang baik dan benar dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana berikut.

Langkah Pertama # Menyiapkan Bibit Lobak Yang Berkualitas

Budidaya Lobak dilakukan dengan cara generatif yaitu memanfaatkan biji-bijinya untuk ditanam, biji lobak diambil dari tanaman lobak yang sengaja tidak dipanen dan dibiarkan mengeluarkan bunga serta biji. Biji ini yang diambil untuk dijadikan bibit. Untuk keperluan 1 ha, diperlukan sekitar 4kg biji lobak sebagai bibit.

Namun jika anda tidak ingin repot, bibit tanaman lobak banyak dipasarkan di kios-kios pertanian. Pilihlah bibit lobat yang tanggal kadaluarsanya masih lama, serta kondisi kemasan masih baik tidak bocor.

Langkah Kedua # Menyiapkan Lahan Tanam

Persiapan lahan untuk menanam lobak harus dilakukan penggemburan terlebih dahulu baik menggunakan cangkul maupun traktor. Jika menggunakan traktor, maka harus diratakan kembali jika terdapat bongkahan-bongkahan hasil kegiatan bajak traktor.

Setelah itu, taburkan pupuk kandang secara merata dan aduk-aduklah menggunakan cangkul. Lahan tanam juga bisa dibentuk tegalan seperti cara menanam melon. Lebar tegalan dapat dibuat dengan ukuran 50cm dan panjang disesuaikan dengan ketersediaan lahan kebun. Buatlah tegalan dengan ukuran yang sama pada jarak 30cm dari tegalan sebelumnya.

Jika anda ingin menanam lobak di polybag atau pot, maka perlu disiapkan polybag atau pot yang ukurannya besar. Karena ini akan sangat mempengaruhi pertumbuhan umbi lobak. Isi pot atau polybag dengan campuran tanah dan pupuk kandang, kemudian biarkan polybag yang telah diisi selama 2 hari sebelum ditanami.

Langkah Ketiga # Menanam Lobak Ke Lahan Yang Telah Disiapkan

Menanam lobak dapat dilakukan dengan cara langsung menanam bijinya tanpa disemai, tanamlah biji lobak dengan menggunakan tugal (kayu yang diruncingkan) dengan jarak 30cm antar lubang. Isi setiap lubang dengan 2 biji lobak, kemudian tutup kembali lubang dengan cara menginjaknya perlahan. Biji lobak akan mengeluarkan tunas pada umur tanam sekitar 4-5 hari. 

Langkah Keempat # Melakukan Perawatan Tanaman Lobak  Agar Tumbuh Subur

Perawatan pada bercocok tanam lobak dapat dilakukan dengan melakukan penyulaman pada biji lobak yang tidak tumbuh, dan melakukan penyiangan rumput yang tumbuh. Pemupukan juga diperlukan untuk mendapatkan lobak yang subur dan cepat mengeluarkan umbi. Lakukan pemupukan dengan menggunakan campuran pupuk kandang dan pupuk kimia berupa 40Kg Urea dan 10Kg KCL.

Pemupukan dilakukan dengan membuat lubang menggunakan tugal dengan jarak 10cm dari tanaman lobak. Namun jika anda menginginkan menanam lobak organik tanpa bahan kimia, maka pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang saja.

Langkah Kelima # Masa Panen Lobak 


Masa panen untuk lobak adalah sekitar 2-3 bulan setelah penanaman, namun untuk lebih yakin dalam melakukan pemannenan, sebaiknya lakukan tes terlebih dahulu untuk mengetahui umbi lobak dengan cara menggali tanah disekitar umbi lobak. Jika lobak dirasa cukup untuk dipanen, maka lakukan pemanenan dengan cara mencabut lobak.

Pemanenan lobak sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat, agar umbi lobak tidak terlalu tua sehingga mengakibatkan berkayu. Tentunya ini akan sangat berpengaruh terhadap penjualan lobak.
Itulah beberapa langkah cara menanam lobak putih dan lobak merah baik di kebun maupun menanam lobak di dalam pot atau polybag.

Harga lobak di pasar juga terbilang cukup mahal dibanding jenis sayuran yang lainnya, tentunya ini memberikan kabar baik bagi para petani untuk membudidayakan lobak karena selain harganya mahal, lobak juga banyak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel Tips Bercocok Tanam & Bertani yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Langkah Menanam Lobak Yang Perlu Anda Perhatikan - Rumah Pertanian
link : Langkah Menanam Lobak Yang Perlu Anda Perhatikan - Rumah Pertanian

Baca juga


Friday, September 1, 2017

Cara Mudah Menanam Anggur Dengan Pot - Rumah Pertanian

Tanaman anggur merupakan tanaman yang indah dengan buah bergelantungan di dahan-dahan kecilnya, namun tahukah anda tanaman anggur ini selain dapat di tanam di kebun juga dapat ditanam di dalam pot..

Pemandangan yang indah tersebut bisa kita ciptakan disekitar lingkungan rumah kita, tentunya dengan cara-cara sesuai dengan aturan yang benar serta memahami karakter tanaman tersebut supaya tidak malas berbuah.




Salah satu kelebihan menanam anggur di dalam pot ini kita bisa membentuk tanaman tersebut seindah mungkin, dengan membentuk percabangannya apalagi ditambah dengan munculnya buah-buah yang kelihatan segar.

Walaupun tujuannya untuk menghiasi lingkungan rumah atau dijadikan tanaman hias namun buah yang dihasilkan dapat dimakan juga, dan tidak hanya itu saja kelebihannya, tanaman anggur dalam pot yang sudah berbuah dan memiliki bentuk yang indah akan memiliki nilai jual yang cukup tinggi dibanding bibit anggur yang hanya ditanam di polybag saja dan tidak berbentuk.


Menanam Anggur Dengan Menggunakan Pot


Langkah awal setelah adanya bibit kita menentukan pot yang akan digunakan, perlu diingat, karena tujuan kita menciptakan keindahan tanaman hias maka pot harus yang bagus dan baik, sperti pot semen, pot plastic, atau pot tanah. Diameter permukaan pot harus lebih besar daripada permukaan bawah atau sama besarnya.

Namun dari berbagai macam jenis bahan pot yang lebih baik untuk tanaman anggur adalah pot yang berbahan dasar tanah, hal ini cukup baik pengaruhnya bagi tanaman, karena pot dari bahan dasar tanah memiliki pori-pori pada bagian dasarnya yang dapat menyerap air.

Sehingga akar tanaman tidak mudah kekeringan apabila terlambat menyiram dan tidak akan lebab apabila terlalu banyak air penyiraman, maka gunakan lah pot yang terbuat dari tanah. Untuk menunjang keindahan tanaman, pot dari bahan dasar tanah ini sekarang banyak yang memiliki ukiran-ukiran cantik pada bagian luarnya.
Media tanam yang digunakan untuk tanaman anggur di dalam pot harus sesuai dengan karakteristik tanaman. Media tanam yang cocok untuk anggur adalah pasir dan pupuk kandang, kenapa pasir? Karena pasir mudah ditembus oleh akar tanaman aggur.

Sebelum dimasukan kedalam pot pasir dan pupuk kandang diaduk terlebih dahulu. Untuk lebih bagus lagi sepertiga bagian bawah pot diisi oleh tanah gembur, supaya menghambat keluarnya air dari pot.

Langkah selanjutnya adalah menanam ke dalam pot. Pertama masukan pecahan batu bata atau genting pada dasar pot, kemudian masukan media tanam yang sudah dicampur rata, isi pot sampai hampir penuh. Kemudian buat lubang tanam ditengahnya lebih besar sedikit dari polybag yang dipakai bibit.

Selanjutnya polybag dilepas dan masukan bibit tersebut pada lubang yang telah disediakan, atur posisi tanaman agar kelihatan tegak, selanjutnya tutup permukaan dengan media tanam lagi.

Kemudian siram tanaman tersebut, ketika selesai penyiraman maka permukaan tanah akan menurun hingga 5 cm dari bibir pot, hal ini terjadi karena pemadatan media tanam. Selanjutnya simpan tanaman tersebut di tempat yang terkena sinar matahari secara penuh.

Perawatan Anggur Dalam Pot


Perwatan yang dilakukan pada tanaman anggur yang ada di dalam pot sama halnya seperti merawat anggur yang ditanam di kebun. Namun, perawatan tidak sesulit yang dilakukan di kebun. Hal-hal perlu diperhatikan dalm merawat tanaman anggur dalam pot ini antara lain:


  • Penyiraman. Untuk melakukan penyiraman tanaman anggur dalam pot dilakukan setiap hari, dan waktunya pada sore hari. Kemudian pada waktu penyiraman harus hati-hati supaya percikan air tidak merusak media tanam yang berupa pasir dan pupuk kandang yang mudah bergerak apabila terkena air, jangan sampai merubah posisi akar.


  • Pemberian Ajir. Fungsi ajir pada tanaman anggur sangat penting, agar bibit anggur tumbuh lurus. Ajir bisa berupa kayu atau bilah bamboo setebal 1,5 cm dengan panjang 1 m. ajir ini hanya berfungsi sebagai penyangga bibit sampai tiba waktu pemangkasan pertama.

Pada awal penanaman, bibit anggur diikat longgar dengan ajir. Dalm pertumbuhannya, tanaman anggur dengan sendirinya akan tumbuh memanjat dengan bantuan sulur.

Untuk memperoleh cabang yang menarik, pohon anggur harus diberi penopang yang berfungsi sebagai panjatan. Panjatan ini ditanam di dalam pot, berupa bilah bambu setebal 2 cm dengan panjang 1,5 m yang berupa lilitan kawat. 

Satu pot diberi empat bilahan bambu yang ditancapkan dipinggir pot. Penopang bambu ini akan menjadikan tanaman anggur dalam pot bisa dilihat dari berbagai arah. Bentuk percambahannya pun dapat diatur sehingga dapat berbentuk bulat seperti bola, slinder, atau paying.

Pemupukan. Tanaman angggur yang baru ditanam dalam pot dapat diberi pupuk urea, dosis yang diberikan cukup satu sendok makan. Pupuk tersebut diberikan setiap dua minggu sekali sampai tanaman berumur tiga bulan.Setelah berumur tiga bulan, pupuk yang diberikan d
- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel budidaya Artikel Teknologi Tanam yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Mudah Menanam Anggur Dengan Pot - Rumah Pertanian
link : Cara Mudah Menanam Anggur Dengan Pot - Rumah Pertanian

Baca juga


Cara Agar Tanaman Dalam Pot Cepat Bebuah - Rumah Pertanian



Tumbuh lebatnya daun tanaman buah dalam pot bukan jaminan tanaman kita cepat berbuah. Pasti perihal ini berbalik jadi kekecewaan. Oleh sebab itu, hobis atau pemiliknya harus tahu segi pemeliharaannya. Tanaman buah dalam pot mesti mendapatkan perhatian khusus dan spesial supaya bisa tumbuh dengan maksimal serta membuahkan buah dengan cepat. kadang-kadang, ada kesalahpahaman saat memperlakukan tanaman buah tersebut hingga tidak kunjung berbuah.

Gbr. Google Image

Salah satu faktornya di antaranya adalah ; terlampau rajin memupuk tanaman dengan dosis yang tinggi, sebab mengira bahwa tanaman yang di pupuk banyak dapat tumbuh subur serta membuahkan buah yang banyak. Nyatanya akhirnya cuma tanaman yang menjulang tinggi dengan cabang yang banyak serta daun yang rimbun, tanpa memberikan buah. Jangankan buah, bunga saja tidak kunjung tampak pada tanaman yang paling disayanginya. Sama halnya bila tanaman diberikan pupuk kimia yang berlebih tanpa disertai dengan pupuk organik, tanah dapat jadi keras. mengakibatkan tanaman sulit mendapatkan hara untuk pertumbuhannya.

Pemicu yang lain factor genetik serta umur tanaman. Tiap-tiap tanaman mempunyai waktu yang berlainan agar bisa berbuah. Dengan umum, menurut kemampuannya membuahkan buah. Tanaman buah yang datang dari bibit vegetatif bisa dikelompokkan jadi tiga type. Grup tersebut yaitu tabulampot gampang, tengah, serta sulit berbuah. Tanaman yang sulit berbuah bukan hanya bermakna tidak bisa berbuah, namun memerlukan waktu yang lama.


Tanaman buah dalam pot yang gampang berbuah bisa mulai berbuah waktu tanaman berusia 6�18 bln., diantaranya kedondong, tin, putsa, buah naga, jambu biji, jeruk nipis, serta belimbing. namun tanaman layaknya srikaya, nangka mini, mangga, lengkeng, elima, melon, jambu air, sawo, serta anggur tergolong tengah serta bisa mulai berbuah waktu berusia . 5�3 tahun. sesaat itu, tabulampot sulit berbuah dapat berbuah sesudah berusia 3 tahun atau lebih.


Berikut Cara Agar Tanaman Dalam Pot Cepat Bebuah:


Gbr. Google Image

  • Suplemen Tanaman.

Supaya tabulampot bisa tumbuh subur serta berbuah ranum. tambulampot, butuh diberi suplemen tanaman. suplemen ini bisa merangsang tumbuh supaya lebih cepat berbuah. suplemen ini bisa berbentuk pupuk organik. pemberian pupuk organik ini amat disarankan. Pupuk organik tidak saja aman untuk lingkungan namun juga aman untuk kesehatan tubuh dikarenakan tidak mengeluarkan residu. pupuk organik ini dapat berbentuk kompos organik. dapat juga dibikin tanah gemuk atau atau tanah subur dengan terlebih dulu digabung sekam serta pupuk kandang yang telah difermentasi hingga gampang diserap akar. disamping itu, suplemen perkembangan dalam bentuk cair juga butuh diberikan. umumnya, suplemen disemprotkan minimal 2 minggu sekali.

  • Stres air

Penyirapan dengan air atau artinya stres air tidak diperkenankan sembarangan. penyiraman memanglah butuh untuk type buah spesifik contohnya mangga. tehniknya terhitung cukup spesifik. tanaman yang baru saja ditanam tidak harus tiap-tiap hari disiram. idealnya, sesudah sekian hari berlangsung adaptasi baru tanaman disiram dengan normal. gunanya untuk lebih mempercepat sistem perangsangan tanaman supaya mengeluarkan bunga. namun sebagian tanaman yang ditanam di tempat dingin, stres air dikerjakan optimal 3 hari, namun di tempat panas optimal minggu. bila tanaman berlebihan air, bukan hanya buah yang diinginkan dapat tumbuh tetapi cuma daun nya saja lebat. tak hanya stres air, penyiraman teratur juga butuh dikerjakan 2 kali dalam 1 hari serta baiknya saat pagi serta sore hari. bila pagi hari, janganlah menyiram di bagian daun dikarenakan dapat mengakibatkan daun itu layu akibat sistem fotosintesis terganggu.


Baca Juga :
  1. 3 Ide bertani lahan sempit agar untung melimpah
  2. Cara budidaya vanili sukses raup jutaan rupiah

  • Pengeratan Batang.


Tanaman buah dalam pot juga butuh batangnya dikerat. tehniknya batang dikerat atau seolah-olah dilukai. gunanya untuk menghalangi makanan yang telah ada di batang turun lagi melewati susunan kambium. Tehnik pengeratan ini dapat merangsang percepatan buah. pengeratan ini dikerjakan dalam periode ( musim panen ). Pengeratan yang terus-terusan dapat mengakibatkan batang dimasuki air serta berujung berlangsung busuk batang serta busuk akar. pengeratan pada tanaman mangga juga mesti memperoleh penanganan spesial. janganlah mengerat batang terlebih pada musim hujan. pada musim hujan usaha pengeratan ini tidak direkomendasika. pemaksaan pengeratan bisa bikin fatal, salah salah dapat mengakibatkan berlangsung busuk batang.

  • Sinar Matahari.


Yang butuh mesti disadari memanglah seluruh tanaman amat membutuhkan matahari, saat mempercepat sistem photo sintesisnya. tetapi butuh diingat, tidak seluruh tanaman senang dengan cahaya matahari yang terlampau banyak. sebagian tanaman yang membutuhkan banyak cahaya matahari diantaranya sirsak, kelengkeng, mangga, serta ceri. namun tanaman yang memerlukan cahaya matahari kelompok tengah yaitu belimbing serta manggis.

  • Pemangkasan

Pemangkasan juga amat butuh. prioritas pemangkasan lebih disarankan pada daun daun tua. dengan pemangkasan yang terprogram dengan baik, maka tabulampot dapat tampak lebih cantik, menarik serta kokoh. apabila pingin tabulampot berkwalitas, pemangkasan dapat dikerjakan sejak mulai bibit. bila pemangkasan teratur dikerjakan, maka tabulampot bisa dibentuk sesuai dengan selera serta juga hasrat sang pemilik.

  • Penanganan Hama.


Penanganan hama juga penting. contohnya tanaman mangga, pada waktu musim hujan umumnya sisi batang serta daun rawan diserang hama layaknya kutu daun, kanker daun ( bercak putih pada daun ), kanker batang atau busuk batang. pengendalian hama penyakti ini dapat dikerjakan dengan kimia dengan insektisida serta dapat dengan alami dengan biopestisida contohnya menggunakan daun mindi, daun intaran maupun biji sirsak. ditambakan, daun tersebut ditumbuk halus serta digabung dengan bawang lantas direndam dalam air lantas disaring. akhirnya digunakan meyemprot di bagian yang diserang hama. disamping itu type bahan pot yang tidak sama juga punya pengaruh pada timbulnya hama dikarenakan jamant kaitannya dengan pengendalian air.


  • Kebersihan kebun


Kebersihan tambulampot amat penting di perhatikan. sebagian penyakit suka suhu hawa yang lembab. sebab itu upayakan penempatan tambulampotnya ikuti tata letak sebelah timur, utara supaya tambulampot lebih optimal memperoleh cahaya matahari. dengan pemeliharan serta perawatan yang pas tabulampot dapat berbuah dengan cepat serta berikan hasil yang optimal.

Semoga bermanfaat..

- Selamat datang Pembaca Blog Rumah Pertanian dimanapun Anda berada saat ini, kali ini menyajikan artikel yang berjudul " ", kami telah mempersiapkan artikel kali ini dengan sebaik-baiknya agar Anda dapat membaca dan mengambil informasi yang sedang Anda cari didalamnya. mudah-mudahan isi postingan dari Artikel budidaya yang kami hadirkan ini dapat membawa banyak manfaat bagi Anda. Baiklah, selamat membaca.

Judul:Cara Agar Tanaman Dalam Pot Cepat Bebuah - Rumah Pertanian
link : Cara Agar Tanaman Dalam Pot Cepat Bebuah - Rumah Pertanian

Baca juga